Pada hari Jumat minggu lalu (21 September 2007), datang email lagi dari webstore sekaligus pabrik pakaian muslim aqdhewyz.com. Sebenarnya saya sudah ingin menulis tentang ini begitu email tersebut di terima, tapi karena sejumlah kesibukan yang sulit ditinggalkan akhirnya baru hari ini saya bisa sedikit membahasnya.

Mungkinkah email itu adalah respon atas artikel di blog ini tiga hari sebelumnya..? Saya tidak tahu. Tapi terlepas dari hal tersebut email kedua ini memiliki redaksi yang sedikit berbeda dari email pertama, tetapi inti pesan yang disampaikan tetap sama.

Namun saja kali ini saya merasa agak lebih nikmat dalam membacanya.. Kenapa?

Pertama, sudah di dahului dengan salam.. Ini membuat email terbaca lebih nice.

Kedua, mereka tidak lagi meng-klaim sebagai satu2nya.

Ketiga, pilihan kata dan rangkaian kalimat yang di sampaikan terbaca lebih sopan, sehingga walaupun di bagian akhir email mereka tetap mengajak untuk membandingkan webstore mereka dengan webstore lain, tapi kali ini saya merasa adem ayem saja.

Bisa jadi ini karena bawaan hati saya hari itu yang sedang lembut ya.. heeee😀. Tapi bagaimanapun, saya sangat respek dengan usaha mereka untuk melakukan promosi secara online. Karena menjaring pembeli melalui email bukanlah hal yang mudah. Dan berdasarkan pengalaman dan pengamatan ada beberapa resiko jika kita nekat melakukannya, diantaranya:

  1. Email promosi bisa jadi akan langsung di delete karena penerima email merasa terganggu.
  2. Email promosi tersebut bisa dianggap sebagai spam.
    Jika misalnya saya berkunjung ke suatu situs yang menawarkan fasilitas berlangganan newsletter dari mereka dan saya setuju untuk menerima tawaran tersebut. Maka ketika secara berkala mereka mengirimkan email yang isinya update informasi, ucapan selamat hari raya, atau bahkan berupa iklan/promosi/penawaran produk, saya tidak bisa mengganggap email2 tersebut sebagai spam. Karena sebelumnya saya sudah menyatakan bersedia dengan suka rela menerima email2 dari mereka. Kapanpun saya mau saya bisa melakukan unsubscribe untuk menghentikan fasilitas langganan tersebut. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh para spammers yang mengirimkan email promosi kepada siapa saja yang belum tentu menginginkannya.

Akibat dari hal2 diatas adalah citra baik yang ingin di bangun justru bisa rusak. Ada cara lain untuk berpromosi secara online yang lebih elegan, sopan, dan yang paling penting tidak melanggar privacy penerima email. Cara2 ini akan saya bahas pada kesempatan lain.. insya Allah.