Selasa 11 Desember 2007 pukul 07.45 saya masih menerima SMS dari 9122. Kali ini isinya sbb:

“Siapa yg mngajak pd jln petunjuk utknya pahala sebesar pahala org yg mngikutinya. Siapa yg mengajak pd jln kesesatan utknya dosa sebesar org yg mngikutinya.”

Saya yakin semua akan setuju mengatakan bahwa isi sms tersebut bagus, mengajak kita pada kebaikan. Sip banget kan? Dan mungkin pihak penyedia layanan SMS 9122 akan berfikir bahwa mereka telah dan sedang berbuat kebaikan dengan menyediakan layanan SMS tersebut.

Namun … Bagaimana jika SMS tersebut di kirimkan dengan mengutip pulsa kita sebesar Rp 1100,-/sms per hari, dan – ini yang parah – saya tidak pernah merasa melakukan registrasi untuk layanan tersebut..?

Hmm ok.. saya masih mencoba untuk sabar.

Sehari sebelumnya, yaitu Senin sekitar jam 09.54 saya mencoba mengirimkan SMS ke 9122 yang isinya ‘UNREG’ saja. Ini saya lakukan karena saya tidak tahu apa keyword untuk menghentikan layanan tersebut. Pancingan ini berhasil, saya mendapat reply yang isinya pemberitahuan keyword salah dan informasi keyword ‘MENU’ untuk mendapatkan info lebih lanjut.

Selanjutnya saya kirim SMS ‘MENU’ ke 9122 dan mendapat reply berikut:

“Layanan 9122 yg tersedia: 1. REG QURAN 2. REG HUMOR 3. REG CINTA 4. REG PS. Pilih salah satu layanan yg tersedia, krm ke 9122. Cth: REG HUMOR”

Saya berfikir,  karena SMS yang saya terima isinya tentang kajian Islam, maka untuk menghentikan layanan tersebut saya harus mengirimkan SMS ke 9122 dengan isi ‘UNREG QURAN’, walaupun saya tidak pernah melakukan registrasi sebelumnya.

Tak lama kemudian saya mendapat reply yang isinya:

“Anda sdh tdk terdaftar lg di kajian & intisari Quran. Ktk REG QURAN, sms ke 9122 utk kembali gabung & raih hp islami tiap harinya & paket umroh tiap bulannya!”

Berhasil?! Ternyata TIDAK sodara-sodara.. karena hari Selasa saya masih menerima SMS seperti yang saya ceritakan diatas. Dan berturut-turut sejak Senin itu sampai Kamis ini saya masih terus menerima SMS dari 9122, walaupun sudah TIGA KALI saya mengirimkan ‘UNREG QURAN’ dan selalu mendapat reply seperti diatas.

Malam ini pulsa Simpati saya tinggal Rp 305,-. Sengaja tidak diisi ulang dulu, saya mau tahu apakah besok pagi mereka masih mengirimkan SMS kajian itu lagi. Kalo iya.. keterlaluan juga ya.. karena artinya pulsa saya akan jadi minus 795 rupiah😀.

Oya, tentang hal ini saya sudah mengirimkan keluhan ke BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia).